Tuesday, June 15, 2010

PERAN PROTEIN GROWTH FACTOR
DALAM PEMBINAAN KESEHATAN
DAN PENCEGAHAN PROSES PENUAAN

Marzuki Suryaatmadja
Departemen Patologi Klinik
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta

Abstrak
     Setiap sel akan mengalami proses penuaan dan kematian. Bila ada jejas maka sel dapat beradaptasi, atau berubah baik yang bersifat reversible maupun irreversible, dapat pula mati. Kematian sel dapat terjadi melalui proses apoptosis, baik yang fisiologis maupun patologis, dan nekrosis. Sel mengalami pembelahan dan umumnya pada setiap kali pembelahan terjadi pemendekan telomer yang dianggap berperan penting pada usia sel, makin pendek telomer makin pendek usia sel. Enzim telomerase dapat mempertahankan telomer. Hanya sel germline dapat mempertahankan panjang telomer, sedangkan sel punca (stem cell) mempunyai mekanisme tetapi tidak dapat mempertahankan panjang telomer secara tetap. Namun telomerase dianggap selain dapat memperpanjang usia sel juga berkaitan erat dengan timbulnya sel kanker.   
     Terdapat banyak jenis protein growth factor, antara lain insulin growth factor-1 (IGF-1), fibroblast growth factor  (FGF), epidermal growth factor (EPF), dan platelet derived growth factor (PDGF). Protein growth factor (PGF) berperan merangsang pertumbuhan, proliferasi dan pembedaan sel. Insulin growth factor-1 (IGF-1) menjadi penanda pengganti untuk mengukur keberhasilan pemberian growth hormone, Beberapa jenis PGF berperan pada penyembuhan luka bakar dan luka iris. Dalam bidang cosmeceutical, gabungan dari kosmetik dan farmasi, juga telah dipergunakan sediaan topikal yang  mengandung beberapa jenis PGF.

Kata kunci: penuaan sel, kematian sel, protein growth factor

0 comments: